VisualJambi, Kota Jambi. – Antrian kendaraan yang meluber hingga memacetkan Jalan Kapten A. Bakarudin di Paal 7, Kota Jambi, Sabtu (6/12/2025), berujung pada ketegangan antara aparat kepolisian dan pengelola SPBU.
Kapolsek Kotabaru, Kompol Jimi Fernando, secara terbuka menuduh pihak SPBU 24-36158 berlaku “munafik” atas dugaan maraknya praktik pelangsir BBM di lokasi tersebut.
Awalnya, manajer SPBU Paal 7 Kota Jambi sempat keberatan dengan tuduhan pihak Polsek Kotabaru, sehingga memicu kekesalan orang nomor satu di Polsek Kotabaru itu
Tudingan itu dilontarkan Jimi saat memimpin langsung operasi penertiban terhadap puluhan mobil yang mengantri.

Pemeriksaan difokuskan pada validitas QR Code dan pemeriksaan fisik tangki untuk mengidentifikasi kendaraan yang dimodifikasi untuk penampungan tidak wajar.
Awalnya, manajer SPBU setempat keberatan dengan tuduhan yang dilayangkan, memicu reaksi keras sang Kapolsek.
Selain itu petugas kepolisian Polsek Kotabaru juga mengecek tangki-tangki kendaraan yang tengah mengantri guna memastikan apakah tangki kendaraan sesuai dengan standar kendaraan.
Disela pemeriksaan, Kapolsek Kotabaru sempat meminta personelnya untuk ikut dalam operasi penertiban antrian di SPBU yang berada di kawasan Paal 7 itu yang telah menimbulkan kemacetan dampak antrian panjang diduga akibat adanya praktek pelangsir BBM.
Jimi mengungkapkan, operasi memang sengaja digelar untuk merespons fenomena antrian panjang yang didugakannya akibat ulah pelangsir,” Pungkasnya
Dari operasi tersebut, Para media dilokasi terlihat ada tiga kendaraan berhasil diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut
(Lana)

















Discussion about this post