VisualJambi, Sarolangun. – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Batu Empang, Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, pada Jumat malam (27/02/2026).
Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan bantuan makanan tambahan bagi balita sebanyak 20 dus, dilanjutkan dengan buka puasa bersama masyarakat, serta ditutup dengan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah Dusun Sekeladi.
Kunjungan Gubernur Al Haris ke wilayah yang dikenal sebagai kampung bersejarah ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pembangunan desa, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan wilayah pelosok.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kunjungan ke Dusun Sekeladi telah direncanakan sejak lama sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat di daerah terpencil.
Ia menegaskan bahwa pembangunan harus merata dan tidak hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa hingga daerah terluar.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai, yang selama ini menjadi harapan masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan.
“Jika akses jalan terbuka, hasil pertanian akan lebih mudah dipasarkan dan kebutuhan masyarakat juga lebih mudah masuk. Inilah fondasi bagi kemajuan desa,” ujar Al Haris.
Angkat Sejarah Sekeladi sebagai Motivasi Generasi Muda
Selain pembangunan infrastruktur, Gubernur Al Haris juga menyoroti sejarah panjang Dusun Sekeladi yang dikenal sebagai kampung yang telah melahirkan banyak tokoh penting daerah.
Beberapa tokoh yang berasal dari wilayah tersebut di antaranya Makalam, Arifin Manap, Abun Jani yang dikenal dalam strategi gerilya, serta H. Kamil yang pernah menjabat sebagai Bupati Merangin pertama.
Menurut Al Haris, sejarah tersebut harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa dahulu wilayah Sekeladi dikenal sebagai daerah yang subur dengan sawah luas dan sumber air melimpah, sehingga menjadi kebanggaan bagi masyarakat yang tinggal di sana.
Namun di era modern saat ini, pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar menjadi kebutuhan penting agar desa mampu mengikuti perkembangan zaman.
Dalam upaya mendukung pemerataan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus mendorong perluasan jaringan listrik PLN bagi wilayah yang belum terlayani secara optimal.
Melalui dukungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi, pemerintah juga mengalokasikan 15 unit lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi.
Penerangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta aktivitas masyarakat pada malam hari.
Sebagai bentuk perhatian terhadap keamanan lingkungan, Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp250 ribu per bulan, yang disalurkan setiap tiga bulan sekali.
Meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan tetap harus berjalan.
Ia bersama Bupati Sarolangun Hurmin terus berkoordinasi agar berbagai program prioritas, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat, tetap dapat dilaksanakan.
“Kita harus tetap semangat melanjutkan perjuangan para pendahulu. Jika kita kompak, Sekeladi akan semakin maju,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan di wilayahnya.
Ia menyebutkan bahwa dari total alokasi anggaran Pemerintah Provinsi Jambi sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian digunakan untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Batang Asai.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menjalankan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Dapil IV, Tabroni, S.E., juga menyampaikan harapan agar pembangunan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya.
Menurutnya, akses jalan tersebut sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Batang Asai yang terdiri dari 23 desa.
Sementara itu, Kepala Desa Batu Empang Sayadi menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Gubernur Jambi beserta rombongan.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini akses jalan menuju desa sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun masih mengalami kendala ketika musim hujan.
Selain itu, sebagian wilayah desa telah menikmati layanan listrik PLN, namun masih terdapat dusun yang belum terjangkau secara optimal.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat, di antaranya:
1 unit kursi roda, 2 unit tongkat bantu, 7 unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur, CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta, Santunan untuk 15 anak yatim, Bantuan BAZNAS untuk 70 fakir miskin, Bantuan bagi 5 pegawai syara dan marbot, Paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan
Selain itu, melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting yang berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau 1 kilogram, serta biskuit.
Sebanyak 5 balita stunting juga menerima tambahan bantuan biskuit dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting.
Bangun Desa dari Pinggiran
Kunjungan Safari Ramadhan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan.
Dari kampung bersejarah yang telah melahirkan banyak tokoh besar, Dusun Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, serta memiliki akses pembangunan yang lebih terbuka, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam membangun daerah dari pinggiran menuju kemajuan yang merata.
(humas)

















Discussion about this post