• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • BOX REDAKSI
  • SOP Perlindungan Wartawan
Informasi Faktual dan Berimbang
No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Reliji
  • Teknologi
  • Wisata
  • Olahraga
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Reliji
  • Teknologi
  • Wisata
  • Olahraga
No Result
View All Result
Visual Jambi
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Reliji
  • Teknologi
  • Wisata
  • Olahraga

Puncak Kemarau 2026 di Jambi: 1.463 Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Perkuat Deteksi Dini Karhutla

by Redaksi
12/08/2026
in Daerah
A A
0

VisualJambi. – Provinsi Jambi memasuki periode kritis menghadapi puncak musim kemarau 2026.

Puenguatan fenomena El Nino berpotensi meningkatkan kondisi kering dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau 2026 berlangsung pada Agustus hingga September.

Kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi dan kawasan ekosistem gambut dan data menunjukkan situasi karhutla di Jambi perlu mendapat perhatian serius.

Berdasarkan pemantauan satelit Aqua/Terra dan Suomi NPP, pada periode Januari hingga Juni 2026 tercatat 1.463 titik panas (hotspot) di Provinsi Jambi.

Baca juga

Catat Kinerja Positif, Produksi TBS PTPN IV Regional IV Tembus 244 Ribu Ton di Semester I 2026

Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik di Jambi: Empati di Tengah Keterbatasan

Destinasi Wisata Solsel Kinclong, PTPN IV Regional IV Sebar 10 Tong Sampah

OJK Jambi: “Tak Sekadar Menabung, 55 Tong Sampah Jadi Simbol Emas dan Inklusi Keuangan untuk Jambi Maju!”

Sementara itu, luas lahan yang terbakar hingga semester pertama 2026 mencapai sekitar 137,72 hektare. 

Sebaran hotspot antara lain terdapat di Tanjung Jabung Barat sebanyak 451 

titik, Muaro Jambi 339 titik, Sarolangun 199 titik, Merangin 138 titik, Tanjung Jabung Timur 99 titik, Tebo 84 titik, Batanghari 71 titik, Bungo 53 titik, Kerinci 21 titik, Kota Jambi 7 titik, dan Sungai Penuh 1 titik.

Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman karhutla tidak hanya 

berada pada satu wilayah, tetapi merupakan persoalan yang membutuhkan respons terpadu lintas kabupaten dan lintas sektor.

Ketua Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumber Daya Hutan (SEKBER PSDH) Provinsi Jambi, Feri Irawan menegaskan jangan menunggu api membesar dan karhutla harus dipandang sebagai ancaman serius yang pencegahannya membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Karhutla bukan persoalan satu institusi. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama. Kunci kita adalah pencegahan, deteksi dini, dan pemadaman sedini mungkin ketika api masih kecil,”jelas Feri selasa, 11 agustus 2026.

Menurut Feri, Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten perlu terus memperkuat koordinasi hingga tingkat tapak.

“Keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan. Namun, jangan sampai keterbatasan tersebut menyebabkan respons kita terlambat. Karhutla harus dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, kesehatan, serta lingkungan,” tegasnya.

Tiga Titik Kritis Karhutlah Jambi Sekber PSDH Jambi mencermati sedikitnya tiga kondisi yang perlu mendapatkan perhatian khusus selama puncak kemarau 2026.

Pertama, meningkatnya risiko kekeringan pada ekosistem gambut dan Wilayah Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur perlu mendapatkan 

perhatian khusus karena memiliki bentang lahan gambut yang rentan terhadap kekeringan dan kebakaran.

“Kedua, periode kering yang berpotensi meningkatkan kesulitan pemadaman.

Pada kondisi lahan yang sangat kering, api dapat berkembang lebih cepat,” tuturnya.

Pada ekosistem gambut, kebakaran juga dapat terjadi di bawah permukaan sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

“Ketiga, munculnya hotspot secara berulang dan Hotspot yang berulang pada lokasi tertentu harus menjadi dasar peningkatan patroli, ground check, pemetaan sumber api, serta penelusuran penyebab kebakaran.

“Jangan hanya melihat jumlah hotspot. Yang lebih penting adalah seberapa cepat hotspot tersebut diverifikasi di lapangan dan ditindaklanjuti Kecepatan ground check dan respons awal sangat menentukan,”katanya.

(SN)

Previous Post

Catat Kinerja Positif, Produksi TBS PTPN IV Regional IV Tembus 244 Ribu Ton di Semester I 2026

Berita Lainnya

Daerah

Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik di Jambi: Empati di Tengah Keterbatasan

11/08/2026
Daerah

Havis Hasbiallah Tegaskan Sinergi, Ismed Wijaya Peringatkan ‘Marwah’ : Himbauan Segera Urus Legalitas

08/08/2026
Daerah

Musim Kemarau, Bupati Tanjabtim Larang Camat Keluar Wilayah

02/08/2026
Daerah

Temui Gubernur Mahyeldi, PTPN IV PalmCo Selaraskan Operasional Perusahaan dengan Pembangunan Daerah

30/07/2026
Daerah

Pangdam I/BB Kunjungi Yonif TP 954/Naga Berkisar, Perkuat Profesionalisme dan Semangat Pengabdian Prajurit

28/07/2026
Daerah

Sengkarut Penyitaan di Merangin, Ketika STNK dan BPKB Jadi “Tahanan”, Masyarakat Pertanyakan Prosedur Hukum

27/07/2026

Discussion about this post

IKLAN

Tentang Kami

PT VISUAL DIGITAL BERSAMA

Visual Jambi adalah salah satu media berita di Provinsi Jambi yang muncul berdasarkan ide Maupun Kreatifitas anak muda bangsa yang ingin berdaya saing pada era teknologi digital untuk memberikan informasi secara faktual dan berimbang

Media Sosial


Facebook


Twitter


Instagram


YouTube


TikTok


WhatsApp
  • BOX REDAKSI
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Visual Jambi

No Result
View All Result
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Reliji
  • Teknologi
  • Wisata
  • Olahraga

  • BOX REDAKSI
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Visual Jambi