VisualJambi, JAMBI. – Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi angkat bicara terkait peristiwa penggerebekan yang menimpa salah seorang pegawai berinisial DK beberapa waktu lalu.
Pihak kampus memastikan bahwa isu yang berkembang di lingkungan universitas tidak ada kaitannya dengan ranah privasi DK.
Heri, selaku staf khusus UIN Jambi, menyampaikan imbauan tegas terkait hal tersebut di sela-sela kegiatannya, Selasa (05/05/26).
“Kita pisahkan proses yang sedang berjalan. Namun pusat pendidikan di kampus harus tetap menjaga norma-norma demi keberlangsungan proses belajar mengajar,” ujarnya.
Menurut Heri, hingga saat ini posisi DK masih dinyatakan nonaktif dan belum ada pembahasan mengenai penggantinya.
“Fokus kami saat ini adalah hasil rapat pimpinan sebelumnya. Belum ada pembahasan ke arah sana,” tegasnya.
Soal kebenaran peristiwa penggerebekan tersebut, UIN Jambi memilih menunggu hasil penelusuran dan pemeriksaan mendalam di internal kampus, yang akan disesuaikan dengan keputusan rapat pimpinan mendatang.
“Kejadian DK ini menjadi pelajaran berharga bagi kami. Ke depan, kami akan lebih memaksimalkan integritas di lingkungan kampus,” pungkas Heri. UIN Jambi berkomitmen menjadikan insiden ini sebagai titik balik penguatan etika dan tata kelola pendidikan.
(Lana)

















Discussion about this post