VisualJambi, Kota Jambi. – Hampir satu bulan terakhir, layanan perbankan Bank 9 Jambi terganggu akibat dugaan gangguan sistem yang melumpuhkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), layanan banking, dan menyebabkan raibnya dana sejumlah nasabah.
Hingga Rabu (18/3/2026), kepastian kapan layanan pulih masih belum jelas, memicu keresahan di kalangan masyarakat Provinsi Jambi.
Sejak peristiwa itu, nasabah mengeluhkan ketidaknyamanan dalam mengakses uang mereka. Aktivitas penarikan tunai melalui teller pun menjadi satu-satunya pilihan, namun tak jarang menemui kendala.
Maulana, seorang nasabah yang dari perusahaan media lokal, merasakan
dampaknya.
Apa yang saya alami saat hendak menarik uang menggunakan cek, salah satu kantor cabang Bank 9 Jambi di Kota Jambi
“Cek yang saya gunakan sudah jelas nilai dan tandatangannya, seharusnya uang ditarik sesuai nominal.
Tapi pihak teller malah ragu-ragu dan meminta nomor rekening, seolah ada yang disembunyikan atau mungkin hanya menguji kebenaran nilai yang saya tarik,” ujar Maulana dengan nada kesal.
Kondisi ini semakin membingungkan, apalagi ia tengah menunggu transfer kerja sama dari salah satu instansi pemerintah yang dibayarkan melalui Bank 9 Jambi.
Meski nilainya tak seberapa, kepastian dana masuk sangat ia perlukan.
“Saya sempat bertanya ke teller, kapan banking bisa aktif lagi? Jawabannya hanya ‘secepatnya’.
Padahal ini sudah sebulan lebih, belum ada kejelasan. sebelum nya beberapa kali mondar-mandir hanya sekadar bertanya saldo yang tak menentu,” keluhnya.
Kita bisa bersabar, demi menanti langkah pemulihan dan jangan berlarut larut sperti ini.
Desas-desus pun di kalangan nasabah semakin kuat setelah hingga memasuki masa cuti bersama aparatur sipil negara (ASN), layanan belum juga pulih..
Obrolan sesama nasabah yang ditemui di beberapa cabang mengaku lelah dan jenuh dengan antrian penuh sesak di bulan puasa.
Dan terpaksa meninggalkan pekerjaan beberapa waktu karena kejadian ini,” Pungkasnya.
(Lana)

















Discussion about this post