Visual Jambi, Kota Jambi. 21 Oktober 2025 Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mempelopori sistem seleksi Calon Kepala Sekolah dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
Seleksi ketat ini dirancang untuk memastikan hanya kandidat dengan kompetensi terbaik yang akan memimpin dan membina generasi muda, mencerdaskan anak bangsa.
Kabid GTK melalui Kepala Seksi (Kasi) pada Dinas Pendidikan Kota Jambi, Tolang Abidin, menuturkan bahwa sistem ini menjadi alat ukur awal yang objektif.
“Kita assessment ulang. Dari situ kita ukur kualifikasi kemampuannya di bidang managerial, pengelolaan sekolah, dan pengelolaan dana bantuan sekolah,” jelas Abidin, Selasa (21/10).
Proses seleksi dimulai dengan tes CAT yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang kemudian dilanjutkan dengan tahap wawancara mendalam untuk menilai aspek-aspek komponen kompetensi kepala sekolah.
Dari 291 peserta awal, sebanyak 284 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap wawancara. Sebanyak 7 orang lainnya mengundurkan diri dengan berbagai alasan, termasuk dua orang dari Kantor Kementerian Agama yang tidak dapat mengikuti serta adanya peserta yang memasuki masa pensiun.
Tes wawancara sendiri dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota sejak tanggal 20 Oktober dan berakhir tadi malam.
Selain itu, Abidin menegaskan komitmen transparansi.
“Kita rekap hingga empat hari ke depan dengan cara transparan dan tidak ada permainan. Kami meyakini ini satu-satunya seleksi CAT untuk kepala sekolah di Kota Jambi,” tegasnya.
Pada intinya semua, kita jelaskan bahwa seleksi ini mengandalkan SDM kemampuan, baik secara tehnis, dan keilmuan.
Yang mana tentunya, pencalonan kepala sekolah, bukan hal yang coba coba, yang akan membina generasi anak anak muda.
Salah mengelola anak anak, maka akan berakibat fatal.
Kita menitipkan bangsa inikan kepada anak anak kedepan penerus generasi bangsa, ini memang harus dipersiapkan, dan untuk itu kepala sekolah awal persiapan kita.
Dengan mengandalkan Sistem Daya Manusia (SDM) dan kemampuan teknis-keilmuan, Pemkot Jambi berharap lahir pemimpin pendidikan yang mampu menyongsong program “Kota Jambi Bahagia” dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” Pungkasnya.
(Lana)

















Discussion about this post